0851 0117 9366 / 022 2032522
0822 144 623 86 / 08112 2345 05
2AB98F9C
tokoalkes.com
Menu

( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0
Selesai Belanja
Rp 250.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMasker N95 Kimberly-Clark
Harga Rp 250.000
Lihat Detail
Rp 40.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangUterine Dressing Forcep Marwa 25 cm
Harga Rp 40.000
Lihat Detail
Rp 70.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPovidone Iodine 1 Liter OneMed (Antiseptic PVP Iodine)
Harga Rp 70.000
Lihat Detail
Rp 91.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJas Lab Lengan Pendek
Harga Rp 91.000
Lihat Detail

Cara Mencuci Alat Bekas Pakai Kedokteran

Tuesday, September 23rd 2014.

Oleh : Bidan Rina Widyawati

Pencucian adalah cara paling efektif untuk menghilangkan sebagian besar mikroorganisme pada peralatan/perlengkapan yang kotor atau yang sudah digunakan. Baik sterilisasi maupun disinfeksi tingkat tinggi menjadi kurang efektif tanpa proses pencucian sebelumnya. Jika benda-benda yang terkontaminasi tidak dapat dicuci segera setelah didekontaminasi, bilas peralatan dengan air untuk mencegah korosi dan menghilangkan bahan-bahan organik, lalu cuci dengan seksama secepat mungkin.

Surgical Instruments

Seperti yang diperlihatkan pada Tabel 1, sebagian besar (hingga 80%) mikroorganisme yang terdapat dalam darah dan bahan-bahan organik lainnya bisa dihilangkan melalui proses pencucian.

Pencucian juga dapat menurunkan jumlah endospora bakteri yang menyebabkan tetanus dan gangren, pencucian ini penting karena residu bahan-bahan organik bisa menjadi tempat kolonisasi mikroorganisme (termasuk endospora) dan melindungi mikroorganisme dari proses sterilisasi atau disinfeksi kimiawi.

Sebagai contoh virus hepatitis B bisa tetap hidup pada darah yang hanya 10-8 ml (yang tidak bisa dilihat dengan mata biasa) dan bisa menyebabkan infeksi jika terpercik ke mata. Jika perlengkapan untuk proses sterilisasi tidak tersedia, pencucian secara seksama merupakan proses fisik satu-satunya untuk menghilangkan sejumlah endospora bakteri.

Tabel 1. Efektivitas berbagai proses eradikasi mikroorganisme pada alat bekas pakai

Dekontaminasi Pencucian (Hanya air) Pencucian (Deterjen dan bilas) DDT Sterilisasi
Efektivitas (menghilangkan atau menon-aktifkan mikroorganisme) Membunuh virus AIDS dan Hepatitis Hingga 50% Hingga 80% 95% 100%
Waktu yang diperlukan agar proses berjalan efektif Rendam selama 10 menit Cuci hingga bersih Cuci hingga terlihat bersih Rebus, kukus atau secara kimia: 20 menit Kukus: 20–30 menit 106 kPa, 121oC
Panas kering: 60 menit pada suhu 170oC

Perlengkapan/bahan-bahan untuk mencuci peralatan termasuk:

  1. sarung tangan karet yang tebal atau sarung tangan rumah tangga dari lateks
  2. sikat (boleh menggunakan sikat gigi)
  3. tabung suntik (minimal ukuran 10 ml; untuk kateter, termasuk kateter penghisap lendir)
  4. wadah plastik atau baja anti-karat (stainless steel)
  5. air bersih
  6. sabun atau deterjen

Tahap-tahap pencucian dan pembilasan:

  1. Pakai sarung tangan karet yang tebal pada kedua tangan.
  2. Ambil peralatan bekas pakai yang sudah didekontaminasi (hati-hati bila memegang
  3. peratalan yang tajam, seperti gunting dan jarum jahit).
  4. Agar tidak merusak benda-benda yang terbuat dari plastik atau karet, jangan dicuci
  5. secara bersamaan dengan peralatan dari logam.
  6. Cuci setiap benda tajam secara terpisah dan hati-hati, Gunakan sikat dengan air dan sabun untuk menghilangkan sisa darah dan kotoran.
  7. Buka engsel gunting dan klem.
  8. Sikat dengan seksama terutama di bagian sambungan dan sudut peralatan.
  9. Pastikan tidak ada sisa darah dan kotoran yang tertinggal pada peralatan.
  10. Cuci setiap benda sedikitnya tiga kali (atau lebih jika perlu) dengan air dan sabun atau deterjen.
  11. Bilas benda-benda tersebut dengan air bersih.
  12. Ulangi prosedur tersebut pada benda-benda lain.
  13. Jika peralatan akan didisinfeksi tingkat tinggi secara kimiawi (misalkan dalam larutan klorin 0,5%) tempatkan peralatan dalam wadah yang bersih dan biarkan kering sebelum memulai proses DTT. Alasan: Jika peralatan masih basah mungkin akan mengencerkan larutan kimia dan membuat larutan menjadi kurang efektif.
  14. Peralatan yang akan didisinfeksi tingkat tinggi dengan dikukus atau direbus, atau disterilisasi di dalam otoklaf atau oven panas kering, tidak perlu dikeringkan dulu sebelum proses DTT atau sterilisasi dimulai.
  15. Selagi masih memakai sarung tangan, cuci sarung tangan dengan air dan sabun dan kemudian bilas dengan seksama menggunakan air bersih.
    Gantungkan sarung tangan dan biarkan kering dengan cara diangin-anginkan.

Bola karet penghisap tidak boleh dibersihkan dan digunakan ulang untuk lebih dari satu bayi.

Bola karet seperti itu harus dibuang setelah digunakan, kecuali jika dirancang untuk dipakai ulang. Secara ideal kateter penghisap lendir DeLee harus dibuang setelah satu kali digunakan; jika hal ini tidak memungkinkan, kateter harus dibersihkan dan didisinfeksi tingkat tinggi dengan seksama.

Kateter urin sangat sulit dibersihkan dan didisinfeksi tingkat tinggi. Penggunaan kateter dengan kondisi tersebut diatas pada lebih dari satu ibu dapat meningkatkan risiko infeksi jika tidak diproses dengan benar.
Untuk mencuci kateter (termasuk kateter penghisap lendir), ikuti tahap-tahap berikut:

  1. Pakai sarung tangan karet yang tebal atau sarung tangan rumah tangga dari lateks pada kedua tangan
  2. Lepaskan penutup wadah penampung lendir (untuk kateter penghisap lendir).
  3. Gunakan tabung suntik besar untuk mencuci bagian dalam kateter sedikitnya tiga kali (atau lebih jika perlu) dengan air dan sabun atau deterjen.
  4. Bilas kateter menggunakan tabung suntik dan air bersih.
  5. Letakan kateter dalam wadah yang bersih dan biarkan kering sebelum dilakukan DTT. Catatan: Kateter harus didisinfeksi tingkat tinggi secara kimia (lihat artikel DTT). Kateter bisa rusak jika didisinfeksi tingkat tinggi dengan direbus.

Peralatan dan perlengkapan pencucian alat bekas pakai ini bisa didapatkan di TokoAlkes Jl. Pasir kaliki no. 239B (depan RSHS), atau bisa menghubungi telp 0851 0117 9366 SMS : 0822 144 623 86, BBM : 7F8B61CD, WA : 0822 144 623 86.

 

 

Sumber :

  • Buku Keterampilan Dasar Praktik Klinik Kebidanan

 

Incoming search terms:

  • mencuci alat
  • langkah yang di ambil setelah memakai alat-alat kesehatan
  • mencuci alat kesehatan
  • cara mencuci alat kesehatan
  • cara mencuci alat operasi
  • tahapan membersihkan alat operasi
  • cara mencuci alat medis
  • cara mencuci alat
  • cara mencuci perban coklat
  • cara mencuci perban

Produk terbaru

Rp 195.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTongkat Kursi Lipat
Harga Rp 195.000
Lihat Detail
Rp 36.500
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJarum Akupuntur Huanqiu
Harga Rp 36.500
Lihat Detail
Rp 335.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangEasy Touch Glucose Cholesterol Uric (Alat / Mesin GCU)
Harga Rp 335.000
Lihat Detail
Rp 15.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPen light (Senter Medis) Plastik MAGIC STAR
Harga Rp 15.000
Lihat Detail
Rp 2.610.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBedside Cabinet (Lemari Samping Ranjang Pasien) BFG 042 – 001
Harga Rp 2.610.000
Lihat Detail
Rp 35.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSenter Led / Senter Medis (Pen Light) GEA
Harga Rp 35.000
Lihat Detail
Rp 255.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTest Strips Accu Chek Active Isi 50
Harga Rp 255.000
Lihat Detail