022 2032522
0822 144 623 86
D38FBC35
tokoalkes.com
Menu

( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0
Selesai Belanja
Rp 259.900 295.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTensimeter Digital Polygreen KP-6230
Harga Rp 259.900 295.000
Anda HematRp 35.100 (11.90%)
Lihat Detail
Rp 637.500
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTensimeter Digital Omron HEM 7130
Harga Rp 637.500
Lihat Detail
Rp 28.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangM-Y Jelly Onemed 80 gr
Harga Rp 28.000
Lihat Detail
Rp 6.500
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangAlat Suntik / Spuit 20 cc Terumo Tanpa Jarum
Harga Rp 6.500
Lihat Detail

Cara Mengukur Tekanan Darah Dengan Tensi Manual

Friday, September 12th 2014.

Cara mengukur tekanan darah dengan tensimeter manual yang paling ideal adalah menggunakan tensimeter air raksa, tapi penggunaannya harus benar dan sudah terlatih. Karena pengukuran darah yang tidak akurat akan menimbulkan kesalahan diagnosis dan terapi pengobatan. Bagi orang yang tidak terampil, memang sebaiknya menggunakan alat ukur digital. Namun perlu diketahui Cara mengukur tekanan darah menggunakan tensimeter manual terutama untuk calon paramedis (mahasiswa kesehatan).

Terdapat 3 jenis alat untuk mengukur tekanan darah (sphygmomanometer) yaitu tensimeter yang menggunakan air raksa, tensimeter jenis aneroid (jarum) dan tensimeter jenis digital. Yang termasuk kedalam tensimeter manual adalah tensimeter air raksa dan aneroid. Cara mengukur tekanan darah menggunakan kedua jenis tensimeter tersebut sama saja.

Informasi harga dan pembelian TENSIMETER MANUAL klik disini

tensimeter

Mengukur tekanan darah menggunakan tensimeter manual aneroid

Cara mengukur tekanan darah lebih baik dilakukan dua kali dengan jarak satu menit dan diambil rata-ratanya. Pengukuran dilakukan dengan keadaan tidak sedang bercanda atau berbicara.

Cara mengukur tekanan darah dengan tensimeter manual

Berikut prosedur atau cara mengukur tekanan darah dengan tensimeter manual yang harus dilakukan sebelum dan saat melakukan pemeriksaan tekanan darah, yaitu:

  1. Kosongkan kandung kemih pasien. Pastikan kandung kemih kosong dan usahakan untuk tidak dalam kondisi menahan kemih, bila pasien ingin berkemih berikan waktu kepada pasien untuk berkemih.
  2. Menghindari konsumsi kopi, alkohol dan rokok, karena semua hal tersebut dapat meningkatkan tekanan darah. Anjurkan pada pasien untuk tidak mengkonsumsi kopi, alkohol dan rokok dalam waktu minimal 30 menit sebelum pengukuran.
  3. Lakukan pemeriksaan setelah pasien beristirahat selama 5 menit. Sebaiknya istirahat terlebih dahulu selama 5 menit sebelum diperiksa, serta jangan memeriksa saat kondisi tubuh baru sampai dan napasnya terengah-engah. Pemeriksaan tanpa istirahat terlebih dahulu dapat mempengaruhi hasil pengukuran.
  4. Jangan berbicara atau bercanda selama melakukan pengukuran. Pengukuran tekanan darah harus dilakukan dengan fokus agar hasilnya tepat.
  5. Tenangkan pikiran pasien, karena pikiran yang tegang dan stres akan meningkatkan tekanan darah dari yang seharusnya. Buat pasien rileks dan merasa nyaman ketika akan diperiksa.
  6. Pemeriksaan dilakukan dalam posisi duduk dengan siku menekuk di atas meja dan telapak tangan menghadap ke atas.
  7. Gunakan manset sesuai dengan pasien dan jangan menggunakan manset anak-anak untuk orang dewasa.
  8. Letakkan stetoskop tepat di atas arteri brakialis.
  9. Raba denyut nadi pada tangan pasien.
  10. Kunci pemompa manset
  11. Pompa manset sampai denyut nadi tidak teraba lalu naikkan 30 mmHg dari batas nadi yang tidak teraba tersebut.
  12. Buka pemompa manset lalu dengarkan dengan stetoskop. Saat bunyi pertama terdengar dicatat sebagai tekanan sistolik dan bunyi terakhir yang didengar dicatat sebagai tekanan diastolik.
  13. Tekanan darah memiliki beberapa klasifikasi berdasarkan nilai dari tekanan sistolik dan diastoliknya, yaitu:

a. Tekanan darah normal, jika sistoliknya kurang dari 120 mmHg dan diastoliknya kurang dari 80 mmHg.
b. Prehipertensi, jika sistoliknya 120-139 mmHg dan diastoliknya 80-89 mmHg.
c. Hipertensi stage 1, jika sistoliknya 140-159 mmHg dan diastoliknya 90-99 mmHg.
d. Hipertensi stage 2, jika sistoliknya lebih dari 160 mmHg dan diastoliknya lebih dari 100 mHg.

Jika hasil dari pengukuran menunjukkan tekanan darah tidak normal, maka dokter akan memberikan terapi. Terapi yang biasanya diberikan adalah obat-obatan anti hipertensi. Namun pada saat mengkonsumsi obat-obatan ini, dianjurkan pada pasien untuk selalu memeriksakan tekanan darahnya. Karena dikhawatirkan dengan mengkonsumsi obat anti hipertensi dapat mengakibatkan tekanan darah turun secara drastis.

Selain itu bagi pasien yang mengalami hipertensi dianjurkan untuk mengurangi minum alkohol, kopi dan merokok. Diet rendah garam umumnya dianjurkan bagi penderita tekanan darah tinggi. Akan tetapi banyak ahli kedokteran yang masih meragukan efek diet rendah garam itu terhadap penurunan tekanan darah. Karena itu, penderita hipertensi, walaupun sudah menjalani diet rendah garam, masih memerlukan obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah.

Oleh : Bidan Rina Widyawati

Sumber :

  • Buku Keterampilan Dasar Praktik Klinik

 

Incoming search terms:

  • cara mengukur tekanan darah manual
  • cara menensi
  • cara mengukur tensi darah manual
  • cara mengukur tekanan darah secara manual
  • cara mengukur tekanan darah
  • cara menghitung tekanan darah manual
  • cara cek tensi darah manual
  • cara mengukur tekanan darah tanpa stetoskop
  • cara cek tensi manual
  • cara mengetahui tensi darah secara manual

Produk terbaru

Rp 372.000 450.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangStetoskop Anak Toonscope ABN
Harga Rp 372.000 450.000
Anda HematRp 78.000 (17.33%)
Lihat Detail
Rp 8.050.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBrankar Pasien Stainless BFG 002-001 SS
Harga Rp 8.050.000
Lihat Detail
Rp 477.000 600.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangNebulizer Omron Ne C801
Harga Rp 477.000 600.000
Anda HematRp 123.000 (20.50%)
Lihat Detail
Rp 70.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangGunting Operasi Tajam Tajam Bengkok Renz 20 cm
Harga Rp 70.000
Lihat Detail
Rp 37.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangUnderpad TOP
Harga Rp 37.000
Lihat Detail
Rp 45.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangFoley Catheter / Selang Kateter Urine Silikon / Silicone Fesco
Harga Rp 45.000
Lihat Detail
Rp 203.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangUji anti HEPATITIS-C Rapid Test
Harga Rp 203.000
Lihat Detail
Rp 145.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangDermafix-T Plester Transparan Anti Air 10 x 20 cm
Harga Rp 145.000
Lihat Detail