022 2032522
0822 144 623 86
D38FBC35
tokoalkes.com
Menu

( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0
Selesai Belanja
Rp 4.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangColostomy Bag Kuldesac (Kantong stoma) Tipe Close
Harga Rp 4.000
Lihat Detail
Rp 266.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodePDS
Nama BarangTabung Heparin Lithium Vacuette 3 ml
Harga Rp 266.000
Lihat Detail
Rp 13.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPinset Chirurgis 14 cm (Pinset Sirurgis)
Harga Rp 13.000
Lihat Detail
Rp 159.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangAlat Test Narkoba Mariyuana UJI MARIYUANA
Harga Rp 159.000
Lihat Detail

Jenis – jenis Infeksi Nosokomial

Thursday, October 30th 2014.

Oleh : Bidan Rina Widyawati

Penyakit infeksi nosokomial dapat timbul karena beberapa penyebab, salah satu penyebabnya adalah mikroba pathogen seperti bakteri, virus, jamur, dan lain-lain. Mikroba sebagai makhluk hidup (biotis) harus berkembang biak, bergerak, dan berpindah tempat untuk bertahan hidup. Jenis infeksi nosokomial yang sering terjadi berdasarkan survey yang dilakukan yaitu:

jenis infeksi monoskomial

Jenis – jenis Infeksi Nosokomial

A. Infeksi infeksi nosokomial Tempat Pembedahan atau Infeksi Luka Operasi

Infeksi luka operasi adalah sebuah luka bedah atau infeksi yang harus terjadi dalam waktu 30 hari dari operasi bedah. Tanda dan gejala setidaknya adanya salah satu dari tanda dan gejala berikut ini:

  1. Bernanah dari tempat pembedahan,
  2. Purulen dari luka atau drain ditempatkan di luka,
  3. Organisme terisolasi dari budaya luka aseptik diperoleh,
  4. Harus setidaknya satu dari tanda-tanda dan gejala infeksi seperti rasa sakit atau nyeri, pembengkakan lokal, atau kemerahan / panas.

B. Infeksi nosokomial Saluran Kemih (ISK)

Infeksi saluran kemih kemungkinan terjadi terutama setelah tindakan kateterisasi. Tindakan infasive lainnya seperti tindakan operatif vagina, oleh karena itu pencegahan infeksi saluran kemih (nosokomial) merupakan suatu keharusan. Sebagai penyebab adalah bakteri gram negatif terutama Psudomonas sp. dan kelompok Enterobacter dengan manifestasi klinisnya adalah nyeri suprasimfisis, nyeri pinggang, disuria, serta urin yang keruh atau piuria.

C. Febris Puerperalis

Febris puerperalis atau demam nifas merupakan infeksi yang muncul pasca persalinan pervaginaan. Tidak semua persalinan berjalan spontan. Diperkirakan 7-8% akan mengalami kesulitan atau distoria (patologis). Untuk menyelesaikan persalinan distosia ini diperlukan adanya tindakan invasif yang sering kali membutuhkan instrumen medis. Resiko terjadinya trauma jalan lahir serta trauma pada janin. Trauma jalan lahir yang terjadi berupa robekan, laserasi, serta pendarahan yang dapat menimbulkan infeksi. Trauma juga terjadi karena pengunaan instrument medis untuk mengatasi persalinan. Terjadinya infeksi karena mikrobia pathogen terutama berasal dari flora normal vagina dan kulit di sekitar perineum, serta instrument medis dan operator. Beberapa penelitian menyebutkan bakteri penyebab infeksi yaitu Stapylococcus Haemolyticus, Streptococcus Aureus, Escherichia Coli.

D. Infeksi nosokomial Saluran Cerna

Seorang pasien yang sedang dirawat dapat digolongkan terjangkit infeksi saluran cerna apabila ditemukan gejala-gejala adanya nyeri perut secara mendadak kadang-kadang diserati nyeri kepala, nausea dan muntah-muntah yang diikuti diare, dapat disertai/tanpa demam. Dikeadaan dengan sindrom gastroenteritis manifestasi klinis ini dapat muncul setelah beberapa saat penderita mengkonsumsi makanan/minuman yang disajikan.

 E. Infeksi nosokomial Saluran Napas Bawah

Saluran napas bawah adalah organ vital untuk ventilasi, namun demikian tidak jarang jaringan lunak pada saluran napas ini harus bersentuhan dengan peralatan medis untuk berbagai indikasi, baik sebagai upaya menegakkan diagnosis, atau bagian dari terapi, maupun sebagai upaya penunjang untuk kasus-kasus di luar kepentingan saluran napas itu sendiri. Sebagai contoh: tindakan anestesi umum yang harus menggunakan pipa endotrakeal, pipa orofaringeal, atau pipa nasofaringeal, tindakan laringoskopi atau bronkoskopi, tindakan invasif yang lebih jauh seperti trakeostomi, pemasangan ventilator. Semua tindakan medis infasif pada contoh kasus-kasus tersebut tentunya bukan tanpa resiko bagi penderitanya. Resiko paling besarnya adalah menyebarnya mikrobia pathogen ke organ yang terdekat, yaitu paru yang dapat menimbulkan peradangan parenkim paru.

F. Bakteremia dan Septikemia

Bakteremia dan septikemia adalah infeksi siskemik yang terjadi akibat penyebaran bakteri atau produknya dari suatu focus infeksi kedalam peredaran darah. Septikemia merupakan keadaan yang gawat, oleh karena itu harus ditangani secara cepat dan tepat untuk menghindari terjadinya akibat yang fatal. Bila terlambat, ada kecenderungan mengarah ke keadaan syok dengan angka kematian yang tinggi (50-90%). Sebagai pemicu timbulnya bakteremia dan septikemia karena adanya tindakan medis invasif misalnya pemasangan kateter intravaskuler untuk berbagai keperluan seperti pemberian obat, nutrisi parental, hemodialisis, dan sebagainya. Manifestasi klinisnya berupa reaksi inflamasi siskemik, yaitu demam yang tinggi, serta nadi dan frekuensi pernapasan meningkat. Demam yang ada akan bertahan selama minimal 24 jam dengan atau tanpa pemberian antipiretik. Pada anak, secara umum tampak letargi, tidak mau makan/minum, muntah, atau diare. Pada daerah kateter vena yang terpasang, kulit tampak merah, edema disertai nyeri, dan kadang-kadang ditemukan.

Alat pencegah infeksi nosokomial bisa didapatkan di TokoAlkes Jl. Pasir kaliki no. 239B (depan RSHS), atau bisa menghubungi  telp 0851 0117 9366 SMS : 0822 144 623 86, BBM : 7F8B61CD, WA : 0822 144 623 86.

 

Sumber :

  • ncbi.nlm.nih.gov

 

Incoming search terms:

  • jenis infeksi nosokomial
  • jenis jenis infeksi nosokomial
  • Jenis-jenis dan contoh infeksi nasokomial
  • mikroorganisme yang bertahan hidup dan berkembang biak pada alat nebulizer

Produk terbaru

Rp 8.000 10.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPinset Anatomis 14 cm (Anatomical Forceps) SAFFA
Harga Rp 8.000 10.000
Anda HematRp 2.000 (20.00%)
Lihat Detail
Rp 75.500 80.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSpekulum Vagina Cocor Bebek S (Small) / Vaginal Speculum
Harga Rp 75.500 80.000
Anda HematRp 4.500 (5.63%)
Lihat Detail
Rp 4.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKondom Kateter / Condom Catheter Uk S
Harga Rp 4.000
Lihat Detail
Rp 35.500
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode110655
Nama BarangLeukoplast 5 cm x 4.5 m
Harga Rp 35.500
Lihat Detail
Rp 14.500 19.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangGunting Jaringan Tajam Tajam Lurus Renz 12 cm
Harga Rp 14.500 19.000
Anda HematRp 4.500 (23.68%)
Lihat Detail
Rp 1.190.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangDoppler Bistos Hi Bebe LCD BT200
Harga Rp 1.190.000
Lihat Detail
Rp 39.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSoftclix Blood Lancet Accuchek
Harga Rp 39.000
Lihat Detail
Rp 29.500.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTempat Tidur Rumah Sakit 3 Crank Remote BFG 012 – 001
Harga Rp 29.500.000
Lihat Detail